Postingan

Definisi Public Relations

Public relations (PR) yang diterjemahkan bebas menjadi hubungan masyarakat (Humas), terdiri dari semua bentuk komunikasi yang terselenggara antara organisasi yang bersangkutan dengan siapa saja yang berkepentingan dengannya (Anggoro, 2001: 1).

PR merupakan suatu seni dan ilmu pengetahuan yang menerapkan program-program PR secara terencana dan berkesinambungan. PR suatu organisasi atau perusahaan berupaya melakukan hubungan yang baik dengan publik dan menjaga citra organisasi atau perusahaan. Di dalam melaksanakan programnya, PR melakukan komunikasi yang persuasif dan efektif melalui media yang tepat.

Ada ratusan definisi PR ditulis orang dalam upaya mereka mendapatkan intisari hubungan masyarakat, dengan cara membuat daftar aktivitas utama yang membentuk praktek ini. Dr. Rex F. Harlow, ilmuwan dan tokoh profesional PR kawakan yang mengumpulkan definisi yang ditulis sejak awal 1900-an dan 1976, mengidentifikasi unsur-unsur utama dari setiap definisi, dan mengklasifikasi gagasan utaman…

Pengendalian dan Pengelolaan Krisis

Dalam bukunya "Praktik dan Solusi Public Relations dalam Situasi Krisis dan Pemulihan Citra", Rosady Ruslan menyatakan bahwa pada saat krisis melanda perusahaan atau organisasi, sebagai tindakan korektif ada beberapa tahapan langkah strategi atau kiat penanggulangan krisis 
1)Mengidentifikasi krisis 2)Menganalisis krisis 3)Mengatasi krisis 4)Mengevaluasi krisis

1.Mengidentifikasi Krisis Langkah ini merupakan penetapan untuk mengetahui (mengidentifikasi) suatu masalah krisis. Ini penting untuk melihat secara jelas faktor penyebab (factfinding) timbulnya krisis.
Mengidentifikasi suatu faktor penyebab terjadinya krisis berfungsi untuk mengetahui, apakah public relations atau perusahaan dapat menangani krisis yang terjadi itu segera atau tidak. Seperti seorang dokter mendiagnosis suatu penyakit pada pasiennya, untuk mengetahui apakah bisa disembuhkan, dikurangi penyakitnya atau sama sekali tidak bisa disembuhkan.
Bila krisis tersebut sulit untuk diatasi, membuang waktu, tenaga, dan biay…

Isu, Opini Publik, dan Krisis

Krisis memiliki bentuk yang beragam. Salah satu peristiwa yang berpotensi menjadi krisis adalah opini publik yang kurang menguntungkan. Sebelum kita melihat hubungan hubungan antara isu, opini publik dan krisis, tentu saja kita harus mengetahui apa yang dimaksud dengan opini publik. 

Menurut Scott Cutlip, Allen Center & Glen Broom, opini publik “mencerminkan sebuah konsensus, yang muncul setelah beberapa saat, dari seluruh pandangan yang ditujukan terhadap suatu permasalahan dalam diskusi, dan konsensus tersebut memiliki kekuatan”.

Opini publik bekerja dalam dua cara, yaitu sebagai sebab dan sekaligus sebagai akibat dari kegiatan public relations (PR). Opini publik yang dipegang teguh akan mempengaruhi keputusan manajemen. Sebaliknya, tujuan program PR adalah untuk mempengaruhi opini publik.

Sebagian besar masyarakat memiliki opini terhadap berbagai hal. Dan bila opini mereka digabungkan serta difokuskan oleh media massa, maka opini perorangan atau kelompok tersebut dapat menjadi seb…

Akibat dari Krisis

Dalam Rosady Ruslan (1999:73), disebutkan situasi krisis pada suatu perusahaan atau organisasi akan menimbulkan hal-hal sebagai berikut: Meningkatkan intensitas masalahMenjadi sorotan publik, baik melalui liputan media massa, informasi yang disebarkan melalui mulut ke mulut.Mengganggu kelancaran kegiatan dan aktivitas bisnis sehari-hari serta mengganggu nama baik serta citra perusahaan.Merusak sistem kerja, etos kerja dan mengacaukan sendi-sendi perusahaan secara total yang mengakibatkan lumpuhnya kegiatan.Membuat masyarakat ikut-ikutan panik.Mengundang campur tangan pemerintah, yang mau tidak mau harus turut mengatasi masalah yang timbul.Dampak atau efek dari krisis tersebut, tidak saja merugikan perusahaan yang bersangkutan, tetapi juga masyarakat tertentu atau lainnya ikut merasakan akibatnya.

Penyebab Krisis

Gambar
Mengenali jenis atau tipe krisis sangat penting. Dengan memahami jenisnya, praktisi humas atau public relations (PR) dapat menentukan langkah-langah yang perlu dilakukan oleh suatu lembaga sehubunfan dengan krisis yang sedang dihadapi. 
Berikut ini adalah beberapa tipe krisis berdasarkan dimensinya yang dikemukakan para pakar (Putra, 1999:90-94): Sturges dkk. Dimensi violent-non violent dan dimensi sengaja-tak sengaja.Shrivastava & Mitroff. Dimensi kerusakan yang dihasilkan (berat/ringan) dan dimensi penyebab krisis dari segi teknis dan sosial.Marcus & Goodman. Dimensi tingkat kemungkinan ditolak dan berdasarkan keadaan korban krisis.C.G. Linke. Dimensi waktu kemunculan sebuah krisis.
Berdasarkan penyebabnya, Shrivastava & Mitroff membagi krisis menjadi empat kategori:
Penyebab teknis dan ekonomis Penyebab manusiawi, organisatoris dan sosial. Berdasarkan tempat terjadinya, krisis bisa terjadi di dalam atau di luar organisasi. 

TIPOLOGI KRISIS


Dengan demikian, penyebab krisis men…

Peran Manajemen Kehumasan 3

Ruang lingkup aktivitas PR dalam suatu perusahaan atau organisasi, meliputi hal-hal berikut ini:  Membina hubungan dengan publik internal. Publik internal adalah publik yang menjadi bagian dari unit suatu perusahaan atau organisasi. Seorang praktisi PR harus mampu mengidentifikasi atau mengenali hal-hal yang menimbulkan gambaran negatif dalam masyarakat sebelum kebijakan itu dijalankan oleh organisasi. Membina hubungan dengan publik eksternal. Publik eksternal adalah publik umum (masyarakat), praktisi PR mengupayakan tumbuhnya sikap dan gambaran publik yang positif terhadap lembaga yang diwakilinya. Peran PR bersifat dua arah yaitu berorientasi ke dalam dan keluar. 
Peran yang dilakukan PR tersebut dengan tujuan sasaran yang akan dicapai adalah sebagai berikut : 
Membangun identitas perusahaan (building corporate identity) dan citra perusahaan (corporate image) Menciptakan identitas dan citra perusahaan  yang positif. Mendukung kegiatan komunikasi timbal balik dua arah dengan berbagai pih…

Peran Manajemen Kehumasan 2

Peran Manajemen PR menurut Edward L. Bernay: Memberikan penerangan kepada masyarakat.Melakukan persuasi untuk mengubah sikap dan perbuatan masyarakat secara langsung.Berupaya untuk mengintegrasikan sikap dan perbuatan suatu badan/lembaga sesuai dengan sikap dan perbuatan masyarakat atau sebaliknya. 
Cutlip dan Center merumuskan fungsi PR sebagai berikut: Menunjang aktivitas utama manajemen dalam mencapai tujuan bersama (fungsi melekat pada manajemen lembaga/organisasi).Membina hubungan yang harmonis antara badan/organisasi dengan publiknya yang merupakan khalayak sasaran.Mengidentifikasi segala sesuatu yang berkaitan dengan opini, persepsi dan tanggapan masyarakat terhadap badan/organisasi yang diwakilinya atau sebaliknya.Melayani keinginan publiknya dan memberikan sumbang saran kepada pimpinan manajemen demi tujuan dan manfaat bersama.Menciptakan komunikasi dua arah timbal balik, dan mengatur arus informasi, publikasi serta pesan dari badan/organisasi ke publiknya demi tercapainya citra…

Pengertian Krisis 2

Pengertian Krisis menurut Michael Regester & Judy Larkin
Krisis didefinisikan sebagai sebagai sebuah peristiwa yang menyebabkan perusahaan menjadi subjek perhatian luas (cenderung tidak menyenangkan) dari media nasional dan internasional serta kelompok-kelompok seperti pelanggan, pemegang saham, karyawan & keluarga mereka, para politisi, serikat perdagangan serta kelompok-kelompok penekan yang, dengan suatu alasan atau lebih, memiliki kepentingan yang dibenarkan terhadap kegiatan-kegiatan organisasi.
Namun ada juga beberapa pakar yang melihat bahwa krisis tidak selalu menjadi penyebab perusahaan pada kebangkrutan. 

Pengertian Krisis menurut Steven Fink
Krisis adalah suatu waktu/keadaan yang tak stabil terhadap suatu masalah sehingga sebuah perubahan penting akan terjadi – baik perubahan dengan kemungkinan yang mudah dilihat akan hasil yang sangat tidak diharapkan atau perubahan dengan kemungkinan yang mudah dilihat akan hasil positif yang sangat diharapkan”.
Dalam kamus Webster, kr…